Menipis, Cadangan Nikel RI Diprediksi Habis Tujuh Tahun Lagi

- Editorial Team

Selasa, 15 Agustus 2023 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aktivitas di smelter nikel terhenti. Foto:Kemenesdm

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

NEUMEDIA.ID – Anggota
Komisi Energi DPR RI Mulyanto mendesak pemerintah menghemat persediaan nikel
dalam negeri. Sebab, cadangannya kian menipis dan diprediksi habis dalam tujuh
tahun untuk nikel berkadar tinggi (saprolit). Ini dengan asumsi penyerapan
saprolit mencapai 460 juta ton per tahun.


“Nikel sebagai SDA (sumber daya alam)
strategis dan kritis sudah seharusnya dieman-eman,”
kata legislator dari PKS ini dikutip Neumedia.id
dari keterangan resminya, Selasa, 15 Agustus 2023.


Menurut dia, salah satu upaya
penghematan yang bisa dilakukan pemerintah dengan melarang ekspor nickel pig iron (NPI) dan Fero Nikel. Nilai
tambah dari nikel setengah jadi dengan kandungan 4-10 persen itu rendah bila
dibandingkan dengan yang sudah jadi.


Rendahnya nilai tambah bahan tambang
setengah jadi itu juga dampak dari tidak dikenakannnya bea ekspor.”Belum lagi
diberikan tax holiday pph
badan, kemudahan mempekerjakan TKA (Tenaga Kerja Asing) dan berbagai kemudahan
lainnya,” kata Mulyanto.


Mulyanto menyebut, Pemerintah harus
segera menetapkan kebijakan pelarangan ekspor NPI dan Fero Nikel atau ekspor
hanya boleh untuk produk nikel dengan kandungan nikel lebih besar dari 80
persen. Ia setuju pada usulan untuk melaksanakan moratorium pembangunan smelter
kelas satu yang baru.


“Saya setuju pembangunan smelter kelas
satu yang menghasilkan NPI dan Fero Nikel disetop agar kita bisa eman-eman cadangan nikel kita,” ujar dia.


Kemudian, pembangunan smelter kelas II
perlu didorong untu menghasilkan produk hilirisasi kelas II, kelas III dan
seterusnya. Ini seperti stainless steel, nikel matte dan mixed hydroxide
precipitate (MHP), baterai dan lain-lain.


Tentunya, produk tersebut akan
memiliki nilai tambah tinggi dan memiliki efek ganda yang lebih tinggi bagi
perekonomian nasional. Mulyanto minta fokus pengembangan pengelolaan SDA ke
depan adalah industrialisasi nikel, bukan hanya sekedar hilirisasi nikel.


Sementara itu, Plh Direktur Eksekutif Indonesia
Mining Association (IMA), Djoko Widajanto menyatakan bahwa Indonesia perlu
membangun industri lanjutan untuk menghemat persediaan nikel dalam negeri. Salah
satu upaya tengah diusahakan pemerintah adalah industri baterai kendaraan
listrik.


Namun, Djoko menilai industri itu
memerlukan persiapan yang panjang dan tidak mudah. Sebab, industri membutuhkan
kerja keras dan program percepatan yang jelas. “Mengirim orang keluar untuk
belajar teknologi yang mungkin bisa kita bangun karena teknologi yang kita
miliki saat ini butuh pembangunan panjang,” ujarnya. (**/ofi)


 

Diolah dari berbagai sumber

Facebook Comments Box

Berita Terkait

ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’
BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dari Modal Rp10 Juta hingga Omzet Kian Melaju, Kisah Eko Maeran Bangkit Bersama KUR BRI
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang
BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026
Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 24 September 2026 - 14:56 WIB

Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WIB

Dua Tim Madiun Tancap Gas di SVL 2026, SMAN 2 Mejayan dan MAN 2 Kota Madiun Lolos Babak Utama

Kamis, 17 September 2026 - 12:49 WIB

Tingkatkan Pemahaman Aturan, Dishub Madiun Bina Juru Parkir

Rabu, 16 September 2026 - 16:12 WIB

3,2 Juta Kg Beras Banpang Tuntas Disalurkan, Bulog Madiun Gaspol Sebelum Tenggat Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Madiun Ajukan Raperda Inisiatif untuk Fasilitasi Pesantren dan Perlindungan Penyandang Disabilitas

Rabu, 16 September 2026 - 12:30 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga

Rabu, 16 September 2026 - 12:06 WIB

Bahana Bersahaja di Desa Bener, Pemkab Madiun Sediakan 33 Layanan, Jalan Putus hingga RTLH Jadi Sasaran Pembenahan 

Berita Terbaru