![]() |
| Ilustrasi keceriaan anak-anak. Foto : Freepik.com |
NEUMEDIA.ID,MADIUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun
menargetkan angka stunting hingga 9,5 persen pada tahun 2024. Untuk mencapainya
dibutuhkan peningkatan kerja keras dari seluruh pihak.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten
Madiun Penta Ahmad Dawami mengatakan bahwa strategi dan kekuatan perlu disusun
bersama. “Bukan hanya dalam hal pertumbuhan, tetapi juga kesehatan mental dan
karakter yang kuat sesuai dengan harapan bangsa,” ujar dia.
Tingginya kepedulian itu
mengantarkan Penta sebagai salah satu penerima penghargaan dari BKKBN RI. Ini
karena dedikasinya dalam pembangunan dan penurunan stunting.
Reward ini diberikan langsung oleh Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo di
Gedung Griya Agung, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa, 4 Juli 2023.
“Kami akan tetap dan terus
berupaya menekan angka stunting. Alhamdulillah, dari angka prevalensi stunting
19 persen, saat ini sudah mencapai 13,86 persen,” Penta menjelaskan.
Sementara itu, Kepala BKKBN
RI mengucapkan selamat dan memberi
apresiasi kepada daerah yang telah berhasil mendapatkan penghargaan. Ia
menyatakan bahwa penurunan angka stunting terus dilakukan lantaran 13 tahun
lagi Indonesia akan menghadapi bonus demografi.
Oleh karena itu, generasi yang
sehat, cerdas, dan tidak stunting perlu disiapkan demi mewujudkan ‘Indonesia
Emas’. “BKKBN mempunyai tugas membangun keluarga yang berkualitas. Saya ucapkan
selamat kepada penerima penghargaan, partisipasinya luar biasa dalam program
Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting” jelas Hasto.
Ia menyatakan keberhasilan progam
ini tidak akan tercapai tanpa kerja keras, semangat dan keuletan yang telah
ditunjukan oleh para pengelola Program dan tenaga lini lapangan. (*/ofi)







