Semarang Banjir, Rute Perjalanan Dua Kereta dari Daop 7 Madiun Dialihkan

- Editorial Team

Kamis, 14 Maret 2024 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Semarang mengakibatkan perjalanan kereta api terganggu. Foto: PT KAI

Banjir di Semarang mengakibatkan perjalanan kereta api terganggu. Foto: PT KAI

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Rute perjalanan dua kereta api yang berangkat dan melintas di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun mengalami pengalihan pada Kamis (14/3/2024) sore.

Kereta Brantas relasi Blitar-Pasar Senen dan Kereta Matarmaja relasi Malang-Pasar Senen yang seharusnya melewati Semarang (jalur utara) dialihkan ke jalur selatan (Solo Balapan, Yogyakarta, Purwokerto, Cirebon, dan Jakarta).

Pengalihan ini merupakan dampak dari banjir yang terjadi di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Berdasarkan pantauan petugas PT KAI Daop 7 Madiun, banjir masih menggenangi jalur kereta api di wilayah Daop 4 Semarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Tiket Mudik Lebaran Telah Terjual 77 Persen di PT KAI Daop 7 Madiun

Lokasi tepatnya di Stasiun Semarang Tawang dan petak jalan Stasiun Semarang Tawang – Alastua, Sragi – Pekalongan serta Kaliwungu – Mangkang.

“Ketinggian air di lokasi masih mencapai 20 sentimeter, sehingga jalur belum dapat dilalui,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardojo dalam keterangannya.

Sebelumnya, dua perjalanan kereta api yang melintasi Daop 7 Madiun tercatat mengalami keterlambatan dampak dari banjir di Ibu Kota Jawa Tengah tersebut.

“Data yang kami peroleh, kereta Majapahit relasi Pasarsenen-Malang lambat 180 menit dan kereta Brawijaya relasi Gambir – Malang lambat 28 menit,” ujarnya

Baca Juga : Tiga Warga Pacitan Bunuh Diri Selama Sepekan Terakhir, Kok Bisa?

Menurut Kuswardoyo, keterambatan perjalanan kereta karena jalur kereta di antara Stasiun Semarang Tawang – Alastua masih tergenangi banjir.

Akibat hambatan perjalanan kereta itu, ia menyatakan bahwa sebanyak 24 pengguna jasa moda transportasi tersebut telah membatalkan perjalanannya. “Sebagian besar dengan tujuan Semarang dan Surabaya,” ucap Kuswardoyo.

Terkait dengan keterlambatan perjalanan kereta akibat banjir, PT KAI menyampaikan permohonan maaf. Menurut Kuswardojo, PT KAI bersama seluruh stakeholder terus berupaya sebaik mungkin untuk dapat segera menormalkan jalur dan operasional kereta api.

Baca Juga : Beda Penentuan Awal Ramadan, Gus Men: Itu Lumrah

“Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api. KAI terus berupaya untuk mengurangi kelambatan yang terjadi sehingga perjalanan kereta api dapat kembali normal,” terang Kuswardojo.

Sementara itu, Banjir yang melanda Kota Semarang akibat cuaca ekstrem selama seharian pada Rabu, 13 Maret 2024. Ibu kota Jawa Tengah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi disertai petir dan angin kencang. (ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D.Nugroho

Berita Terkait

ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’
BRI Madiun Perkuat Transaksi Digital, Merchant Toko Bangunan Catat Omzet EDC Rp5 Miliar
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dari Modal Rp10 Juta hingga Omzet Kian Melaju, Kisah Eko Maeran Bangkit Bersama KUR BRI
BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang
BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026
Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Dari Penggemukan Sapi hingga Layanan Publik, BUMDes Sumber Mulya Sumberbendo jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:29 WIB

AYV Masuk Dugaan Sindikat Buzzer Hoaks, Siroojul Kahfi: Sudah Dua Tahun Bukan Karyawan Kami

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:41 WIB

76 Pelajar Pilihan Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, 15 Hari Disiapkan untuk Kibarkan Merah Putih

Senin, 27 Juli 2026 - 14:19 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, SiLPA dan 400 Aset Belum Bersertifikat Jadi Catatan DPRD Madiun

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:18 WIB

Hari Koperasi ke-79, Bupati Madiun Dorong Koperasi Bertransformasi dan UMKM Naik Kelas

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:26 WIB

BULOG Madiun Libatkan Pemda dan Media Uji Kualitas Beras, Pastikan CBP Layak Dikonsumsi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:55 WIB

Bahana Bersahaja di Dempelan, Bupati Madiun Luncurkan Mobil Rontgen Keliling, Target TBC Tuntas 2028

Berita Terbaru