Terperosok Lubang Jalan, Pemotor Perempuan ini Meninggal di Jalur Utama Ngawi-Solo

- Editorial Team

Sabtu, 16 Maret 2024 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

suasana jalan raya Ngawi-Solo yang menjadi lokasi kecelakaan maut, Sabtu (16/3/2024) siang. Foto: Ist

suasana jalan raya Ngawi-Solo yang menjadi lokasi kecelakaan maut, Sabtu (16/3/2024) siang. Foto: Ist

NGAWI, NEUMEDIA.ID – Kondisi jalan raya Ngawi-Solo yang berlubang mengakibatkan nyawa seorang pengendara sepeda motor melayang. Korbannya adalah Yuliana Ajeng Pradita (27), Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan.

Karyawati swasta itu meninggal dunia setelah Honda Beat yang dikendarainya terperosok di lubang jalan raya Ngawi-Solo. Lokasi tepatnya masuk wilayah Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (16/3/2024) siang.

Sesaat sebelum insiden terjadi, korban diketahui mengendarai sepeda motor berpelat nomor H 2684 QW melaju dari arah Ngawi menuju Solo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Terjerat Kasus Judi, Kades Pojok Magetan Bisa Diberhentikan dari Jabatan

Sesampainya di lokasi kejadian, korban menabrak lubang di jalan yang berstatus jalan nasional. Laju sepeda motor oleng ke kanan atau tengah jalan. Korban pun terjatuh.

Nahas, dari arah berlawanan melaju truk nopol S 9263 NH yang dikemudikan oleh Abd Kharis (44) warga Desa Grobogan, Mojowarno, Jombang. Karena jarak sudah dekat dan tidak bisa menghindar, truk tersebut menabrak korban.

Akibat kecelakaan tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian dan dilarikan ke RSUD dr Soeroto Ngawi.

Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. Pengemudi truk masih dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Baca Juga : Tabrak Showroom Mobil Mewah di PIK 2, Sopir Xpander yang Mabuk ini Jadi Tersangka

Kecelakaan ini diduga terjadi akibat lubang jalan yang membahayakan pengendara. Oleh karena itu, warga setempat berharap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera memperbaiki kerusakan di jalan raya Ngawi – Solo. Sebab, sejumlah titiknya banyak terdapat lubang.

Dengan kondisi ini mengakibatkan potensi kecelakaan lalu lintas meningkat. Apalagi, frekuensi arus lalu lintas di jalan raya Ngawi – Solo sangat tinggi. Beraneka jenis kendaraan melintasinya, seperti bus antar kota antar provinsi, truk tronton, mobil boks, mobil pribadi, sepeda motor, dan sebagainya.

Berdasarkan pantauan Neumedia.id, kondisi serupa juga terjadi di jalan nasional ruas Caruban – Ngawi. Sepanjang jalan tersebut banyak lubang yang menganga lebar dan dalam.

Kondisi ini dimungkinkan karena aspal jalan tidak kuat menahan kendaraan dengan muatan melebihi tonase. Kemudian, seiring dengan curah hujan yang tinggi membuat aspal terkikis dan rusak. Kerusakan infrastruktur seperti ini kerapkali terjadi saat musim hujan berlangsung saban tahun. (fat/ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D. Nugroho

Berita Terkait

Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 31 Ribu Ton Pupuk Subsidi untuk Madiun Raya
Puluhan Siswa SDN 02 Kanigoro Mual hingga Muntah Usai Santap MBG, Sejumlah Guru Ikut Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun
Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Madiun Soroti Jalan Rusak, Dorong APBD 2027 Prioritaskan Infrastruktur

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Damkar Kabupaten Madiun dan Yon TP 532 Unjuk Kesigapan Tangani Situasi Darurat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Stok Pupuk Bersubsidi Madiun Raya Capai 31.267 Ton, Pupuk Indonesia Dorong Pemakaian Petroganik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Hari Kesakitan Pancasila, Bupati Madiun Tegaskan Madiun adalah Korban Kebiadaban PKI, Bukan Pelaku 

Minggu, 27 September 2026 - 14:28 WIB

Satlantas Polres Madiun Sabet Juara 1 Nasional Pelaporan Data Kecelakaan Lalu Lintas

Jumat, 25 September 2026 - 12:52 WIB

BTPN Syariah Buka Peluang Karier di Madiun, Sasar Generasi Muda Jadi Bankir Pemberdaya

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Rokok Rp190,67 Juta Tak Dibayar, Warga Wonoasri Madiun Jadi Tersangka

Kamis, 24 September 2026 - 14:56 WIB

Imigrasi Madiun Sediakan Layanan Khusus untuk Calon Jemaah Haji 

Berita Terbaru