Istri Korban Meninggal Kecelakaan di Tol Salatiga Tuding PO Berbelit

- Editorial Team

Kamis, 13 Juli 2023 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas antara mobil dan sepeda motor. Foto:Freepik.com

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas antara mobil dan sepeda motor. Foto:Freepik.com

NEUMEDIA.ID, MADIUN – Evin Mahdika, warga Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur tengah berduka. Tritofany Jatu Putranto, suaminya meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal Bus Sudiro Tunggal Jaya  (STJ) di Tol Tingkir – Bawen Jalur B KM 454 Kota Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu, 8 Juli 2023.

Tidak diketahui pasti penyebab dan kronologis kecelakaan bus yang tengah melaju dari arah Timur (Solo) ke Utara (Semarang) itu. Maka, Evin mencari tahu dengan cara menelfon saksi korban
yang anggota keluarganya juga ikut menutup mata akibat peristiwa itu.

“Intinya sopir (diduga) mengantuk. Sempat oleng karena ngebut,” ujar Evin kepada Neumedia.id, Kamis, 13 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Ini Daftar Caleg yang Berpotensi Dapat Kursi di DPRD Magetan

Ia menyayangkan tentang simpang siurnya informasi kecelakaan. Terutama tentang kronologis hingga waktu kejadian. Awalnya, informasi yang diterimanya dari pihak bus STJ menyatakan
bahwa penyebab kejadiannya karena sopir bus menghindari sepeda motor.

Tapi, hal itu jelas tidak mungkin lantaran kecelakaan terjadi di jalan tol. Selang beberapa saat kemudian, pihak bus STJ memberikan keterangan bahwa tabrakan itu karena menghindari mobil di
depannya.

“Informasi tentang waktu kejadian juga berubah-ubah. Awalnya dini hari, tapi chat terakhir suami saya pukul 17.59 dan saya balas pukul 18.01 sudah (tanda) centang,” ungkap Evin.

Tritofany, lanjut Evin memiliki kebiasaan cepat merespon chat yang masuk di telepon selulernya. Oleh karena itu, perempuan itu curiga ada sesuatu yang ditutupi tentang kronologis maupun
waktu kecelakaan oleh pihak bus STJ.

Apalagi, informasi dari kejadian itu hanya muncul dan ramai dikomentari di media sosial TikTok. Di platform itu tulisan nama perusahaan pada badan bus terlihat ditutupi. Hal ini semakin menambah
kecurigaan Evin maupun warganet.

Ia berharap agar perusahaan otobus STJ memberikan keterangan detail tentang kronologis kecelakaan yang menewaskan suaminya. “Terus terang saya belum bisa menerima kejadian ini. Uang (santunan) berapapun tidak bisa menebus nyawa suami yang menjadi tulang punggung keluarga,” ungkap Evin.

Sementara itu, Tuti, salah seorang pegawai di perusahaan otobus STJ menyatakan bahwa pihaknya telah mendatangi keluarga Tritofany. “Kemarin, sudah berusaha (datang) ke (keluarga)
korban, tapi (keluarga) korban tidak berkenan,” ucap dia singkat saat dihubungi
melalui telefon selulernya. (ofi)

Facebook Comments Box

Editor : Nofika D. Nugroho

Berita Terkait

Perjalanan Lebih Lancar, Pemudik Apresiasi Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polres Madiun 
Fuso Dipo Madiun Pererat Kemitraan Lewat Buka Puasa Bersama Pelanggan
Belasan Pelaku Balap Liar di Pilangkenceng Dipanggil Bersama Orang Tua dan Diberi Pembinaan 
MBG di SDN Kota Madiun Ini Dipertanyakan, Anggaran Rp10 Ribu per Porsi Dinilai Tak Sejalan dengan Menu
Insiden Maut di Rel Ganda Bancong, Daop 7 Klaim Tak Ada Kelalaian KAI dan Petugas Perlintasan dari Dishub Madiun
Terekam CCTV, Pria di Madiun Tewas Tertemper KA Jayakarta Diduga Sengaja Masuk Rel
Gempa Pacitan, 11 Kereta Api di Daop 7 Madiun Sempat Dihentikan Operasi
Longsor Galian Tanah di Magetan Tewaskan Pekerja, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:48 WIB

Perjalanan Lebih Lancar, Pemudik Apresiasi Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polres Madiun 

Senin, 16 Maret 2026 - 12:54 WIB

Satlantas Polres Madiun Sediakan Playground dan Bengkel Gratis di Pos Pelayanan untuk Pemudik

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:38 WIB

Pembiasaan Sholawat Pagi di SDN Krokeh, Ciptakan Siswa Tenang Belajar dan Santun Bersikap

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:40 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Dorong Percepatan Reaktivasi 26 Ribu Peserta PBI JK

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:52 WIB

Belasan Pelaku Balap Liar di Pilangkenceng Dipanggil Bersama Orang Tua dan Diberi Pembinaan 

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:02 WIB

DPRD Kota Madiun Dorong Tiga Raperda Inisiatif: Lindungi Tenaga Pendidik, Atur Banpol, Perkuat Trantibum

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:34 WIB

Dua Raperda Disahkan, DPRD–Bupati Madiun Siapkan Iklim Investasi dan Perkuat Perlindungan Pasar Rakyat

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:46 WIB

Dinkes Kabupaten Madiun Tanggapi Sorotan Praktisi PBJ, Tegaskan Perencanaan Masih Berproses

Berita Terbaru