Tanggapi Pandangan Umum Fraksi soal Pertanggungjawaban APBD 2024, Bupati Madiun : Masukan DPRD jadi Bagian Penting Evaluasi dan Perbaikan Kebijakan

- Editorial Team

Senin, 30 Juni 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun tanggapi pandangan umum fraksi DPRD soal pertanggungjawaban APBD 2024, Senin (30/6/2025)

Bupati Madiun tanggapi pandangan umum fraksi DPRD soal pertanggungjawaban APBD 2024, Senin (30/6/2025)

MADIUN, NEUMEDIA.ID — Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan tanggapan atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Madiun terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Tanggapan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di ruang utama Gedung DPRD Kabupaten Madiun, Senin (30/6/2025).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Mujono dan dihadiri oleh unsur pimpinan dewan, Forkopimda, kepala perangkat daerah, Wakil Bupati Purnomo Hadi, serta Sekretaris Daerah Tontro Pahlawanto.

Dalam sambutannya, Bupati Hari mengapresiasi masukan, kritik, dan saran dari tujuh fraksi DPRD yang sebelumnya telah disampaikan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masukan dari DPRD akan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan perbaikan kebijakan di masa mendatang,” ujar Hari di hadapan forum paripurna.

Salah satu isu yang disorot dalam tanggapan bupati adalah realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2024 yang mencapai 95,94 persen. Namun, sektor retribusi parkir berlangganan mengalami penurunan signifikan, menyusul diberlakukannya Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Penyesuaian tarif retribusi berdampak pada pencapaian pendapatan di sektor ini. Tarif parkir kendaraan roda dua turun dari Rp30.000 menjadi Rp22.500, sementara roda empat dari Rp60.000 menjadi Rp45.000. Kebijakan ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap daya beli masyarakat.

“Penyesuaian ini dilakukan agar beban masyarakat tetap seimbang dengan kondisi ekonomi mereka,” jelas Bupati Hariwur.

Akibatnya, dari target retribusi parkir sebesar Rp18,8 miliar, realisasi hanya mencapai Rp7,5 miliar atau sekitar 40,23 persen.

Bupati Hariwur juga menjelaskan tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun 2024 yang mencapai Rp147,3 miliar. SILPA ini antara lain berasal dari surplus pendapatan sebesar Rp50,4 miliar, efisiensi dana block grant Rp95,4 miliar, serta sisa dana dari specific grant dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebesar Rp25,5 miliar.

Dari sektor BLUD, realisasi PAD tercatat sebesar Rp208,5 miliar dari target Rp216,2 miliar. Capaian ini dipengaruhi oleh beberapa kendala, termasuk pemotongan klaim BPJS Kesehatan pada triwulan IV serta tunggakan klaim COVID-19 dari Kementerian Kesehatan.

Selain laporan keuangan, Bupati juga menyoroti isu-isu strategis daerah seperti ketahanan pangan, efektivitas belanja daerah, penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami akan terus berpegang pada nilai-nilai ASN dan berorientasi pada pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mujono diwawancarai wartawan.

Menanggapi penjelasan eksekutif, Wakil Ketua DPRD Mujono menyampaikan bahwa DPRD akan menelaah lebih lanjut materi pertanggungjawaban tersebut melalui pembahasan di tingkat Badan Anggaran (Banggar).

“Beberapa sektor PAD masih belum tergarap secara optimal. Ini akan menjadi perhatian serius kami ke depan,” ujar Mujono.

Pembahasan lanjutan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 dijadwalkan akan dilanjutkan dalam rapat-rapat Banggar DPRD dalam waktu dekat. (ant/red/adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hadapi Bank Jatim, Sparta Pena Siapkan Strategi Khusus, Manajer : Pokoknya Ada 
Pesta Gol di Laga Perdana, Sparta Pena Bidik Korban Berikutnya: Bank Jatim!
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Turnamen Olahraga Antar Instansi dan Stakeholder 
BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif
AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga
Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Madiun Support Eleva Fun Run 2026
Kabupaten Madiun Raih WTP Ke-13, DPRD Ingatkan Rekomendasi BPK Segera Ditindaklanjuti

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:19 WIB

Aston Madiun Hotel Pererat Sinergi dengan Media Lewat Pool Date Hawaiian Breeze 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:19 WIB

Maknai Idul Adha 2026, BRI BO Madiun Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 24 Sapi dan 26 Kambing Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:40 WIB

BRI BO Madiun Hadirkan Mesin Digital CS, Permudah Pembukaan Rekening Tanpa Antre Panjang

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

BRI BO Madiun Salurkan KUR Rp1,567 Triliun hingga April 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Peringati Harkitnas dan Milad ke-25, YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan Rp7,2 Miliar Dana Kemaslahatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:43 WIB

Rupiah Melemah, Tren Investasi Emas di BRImo Kian Diminati Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:36 WIB

Perizinan Usaha PT JPC di Kota Madiun Disebut Belum Diperbarui

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:38 WIB

Sengketa Lahan Parkir, PT JPC Digugat Rp5 Miliar 

Berita Terbaru