Tak Kunjung Terealisasi, Pembangunan Jembatan Klumutan Masih Tanda Tanya

- Editorial Team

Minggu, 25 Mei 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun yang hingga saat ini kondisinya masih memprihatinkan.

Jembatan Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun yang hingga saat ini kondisinya masih memprihatinkan.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Jembatan Klumutan di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, hingga kini masih menyisakan luka lama bagi ribuan warga yang setiap hari berjibaku dengan keterbatasan akses. Lima tahun lebih menanti, harapan akan jembatan penghubung itu nyaris berubah jadi mitos.

Jembatan yang menghubungkan enam dusun di Desa Klumutan ini pernah menjadi primadona isu saat debat publik pasangan calon kepala daerah Harmonis. Kala itu, janji-janji pembangunan digelontorkan seolah pembangunan tinggal menunggu hitungan hari. Namun hingga kini, janji tinggal janji.

“Belum ada aktivitas apa pun. Sebulan lalu sempat ada yang mengaku dari pihak proyek datang ke lokasi. Tapi sampai sekarang tidak pernah kembali lagi,” keluh Sungkono, warga setempat, saat ditemui pada Minggu (25/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi jembatan yang kian memprihatinkan memicu keresahan. Warga bukan hanya kecewa, tapi mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah.

Di sisi lain, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun memberikan penjelasan. Kepala Bidang Bina Marga, Anang Tri Cahyono, mengonfirmasi bahwa proses tender sudah rampung dan pemenang proyek telah ditetapkan.

“Sudah ada pemenangnya. Tapi pagu anggaran mengalami koreksi dari semula Rp10,8 miliar menjadi sekitar Rp9,2 miliar,” ujar Anang.

Proyek jembatan ini dijadwalkan mulai dikerjakan akhir Mei 2025 dengan masa konstruksi tujuh bulan. Targetnya, akhir Desember tahun ini jembatan sudah bisa difungsikan kembali.

Kini, semua mata tertuju pada langkah pemerintah. Apakah jembatan Klumutan benar-benar akan berdiri kembali atau hanya akan menjadi simbol janji yang tak pernah ditepati? (ant/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Khitan Massal Gratis Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun
Warga Merasa Terbantu, Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di RSUD Dolopo Disambut Antusias
Sepasma 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Budaya dan Penggerak Ekonomi Rakyat
Bupati Hari Wuryanto Raih Penghargaan Bergengsi, Kabupaten Madiun Ditegaskan Jadi Role Model Perhutanan Sosial Jawa Timur
PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif
Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:05 WIB

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:07 WIB

Khitan Massal Gratis Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:49 WIB

Warga Merasa Terbantu, Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di RSUD Dolopo Disambut Antusias

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:48 WIB

Bupati Hari Wuryanto Raih Penghargaan Bergengsi, Kabupaten Madiun Ditegaskan Jadi Role Model Perhutanan Sosial Jawa Timur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:30 WIB

PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:08 WIB

Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:19 WIB

Bahana Bersahaja di Bangunsari, Pemkab Madiun Bedah Tiga Rumah Tidak Layak Huni

Berita Terbaru