Salah Paham Oknum Anggota Yonif 501/BY dan Jurnalis Resmi Berujung Damai

- Editorial Team

Senin, 20 Januari 2025 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesepakatan damai mengakhiri salah paham antara Yonif Linud 501/BY dan wartawan NET TV.

Kesepakatan damai mengakhiri salah paham antara Yonif Linud 501/BY dan wartawan NET TV.

MADIUN, NEUMEDIA – Peristiwa penganiayaan terhadap jurnalis yang dilakukan oleh sejumlah oknum anggota Batalyon Infanteri Lintas Udara (Yonif Linud) 501/Bajra Yudha pada tahun 2016 silam akhirnya mencapai penyelesaian damai.

Kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan menandatangani bukti kesepakatan damai dalam konferensi pers yang digelar di Markas Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha, Senin pagi (20/1/2025).

Melalui sambungan telekonferensi, Komandan Yonif Para Raider 501, Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, yang saat ini bertugas di Papua, menyampaikan bahwa kesalahpahaman yang terjadi sembilan tahun lalu seharusnya tidak terjadi antara TNI dan wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan pentingnya peran media dalam publikasi berita dan kegiatan TNI, serta dalam memperoleh informasi. “Siapapun yang bersalah, ya harus minta maaf. Jangan ada permusuhan. Jadi saat meninggalkan dunia ini, kita semua dalam keadaan rukun dan damai,” ujar Yakhya.

Salah satu oknum pelaku penganiayaan berpangkat Sersan Mayor, mewakili 12 anggota lainnya, memohon maaf sebesar-besarnya atas perbuatan yang mereka lakukan sembilan tahun silam. Ia mengakui bahwa tindakan tersebut merupakan buah emosi singkat yang tidak terkendali.

“Kami minta maaf dan rekan media lain karena tindakan yang kami lakukan jadi histori buruk. Sudah tidak ada lagi kebencian dan kemurkaan, semoga setelah ini jadi hubungan yang baik dan menjadi kerabat,” ucapnya melalui telekonferensi.

Di sisi lain, eks Jurnalis NET TV, Soni Misdananto, menyatakan legowo dan menerima permintaan maaf dari para pelaku. “Saya juga minta maaf, karena dulu sudah diselesaikan, tapi sampai saat ini masih berimbas. Makasih pada 501 dan media yang memfasilitasi saya dan pelaku untuk saling memaafkan. Kami tidak keberatan bersaudara dan bersinergi dengan TNI,” ungkap Soni.

Perlu diketahui, pada bulan Oktober 2016 lalu, kasus penganiayaan yang dilakukan oknum TNI kepada wartawan NET TV, Soni Misdananto, saat melakukan tugas peliputan, sempat mencuat.

Meskipun saat itu kedua belah pihak telah berdamai, perdamaian tersebut belum dilaksanakan secara resmi dengan bukti penandatanganan kesepakatan damai antara kedua pihak. Hal ini berdampak negatif terhadap citra Yonif Linud 501/Bajra Yudha yang dikenal memiliki prestasi cemerlang di berbagai medan penugasan.

Arif Wahyu Efendi, jurnalis MNC TV yang menjadi perwakilan awak media, menyampaikan bahwa permasalahan tersebut secara formal lahir batin sudah berdamai. “Media mendukung hubungan baik dengan 501/BY dan TNI secara umum. Untuk kepentingan bangsa dan negara. Kami mencari titik yang benar. Jika bersalah akan minta maaf,” kata Arif.

Dengan adanya penyelesaian resmi ini, diharapkan hubungan antara TNI dan media semakin harmonis dan sinergis dalam menjalankan peran masing-masing untuk kepentingan bangsa dan negara. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejari Kabupaten Madiun Kawal Penetapan Wali Dua Anak di Bawah Umur, Pastikan Hak Hukum Anak Terlindungi
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:04 WIB

DPRD Kota Madiun Soroti SiLPA Rp154,8 Miliar hingga Opini WDP

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:43 WIB

BTPN Syariah Gandeng Unipma Madiun, Mahasiswa Dampingi UMKM Tingkatkan Omzet dan Akses Pasar 

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:05 WIB

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:45 WIB

Pekerja Informal Jadi Fokus Utama, BPJS Ketenagakerjaan Genjot Perlindungan Jamsostek di Madiun Raya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:51 WIB

Paripurna Hari Jadi ke 108 Kota Madiun, DPRD Dorong Program yang Berdampak Langsung bagi Rakyat 

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:40 WIB

Syukuri 12 Tahun Perjalanan, Aston Madiun Berbagi Sembako dan Santuni Panti Asuhan Lewat CSR “Gempita Rahayu”

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:19 WIB

Aston Madiun Hotel Pererat Sinergi dengan Media Lewat Pool Date Hawaiian Breeze 2026

Berita Terbaru