Pedagang Pasar Kawak Keluhkan Saluran Pembuangan, Inda Raya: Jadi Evaluasi Pemkot

- Editorial Team

Selasa, 16 Januari 2024 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Wakil Wali Kota Madiun, Jawa Timur Inda Raya ikut buka suara ihwal belum adanya saluran pembuangan air di Pasar Kawak yang dikeluhkan para pedagang daging dan ikan.

Menurutnya, permasalahan itu perlu mendapat perhatian dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkup Pemkot Madiun. Dengan demikian, aroma tidak sedap yang ditimbulkan dari aktivitas mencuci daging dan ikan oleh para pedagang di dalam pasar dapat segera diatasi.

“Keluhan ini menjadi catatan penting, karena proses mencuci dan merawat dagangan mereka memerlukan saluran pembuangan. Jadi, mungkin ini bisa jadi evaluasi bagi Pemkot Madiun,” katanya, Senin (15/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan sejumlah pedagang daging dan ikan sempat didengar langsung oleh Inda Raya saat melakukan pemantauan Pasar Kawak yang baru rampung direvitalisasi oleh Pemkot Madiun.

Dari hasil dari blusukan itu diketahui tentang ketidaknyamanan pedagang dan pengunjung lantaran belum adanya saluran pembuangan air sisa cucian daging dan ikan.

Hal ini seperti yang sebelumnya diungkapkan para pedagang di los daging, seafood, dan ayam di sebelah selatan. “Kami sengaja ingin melihat revitalisasi Pasar Kawak yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Madiun. Pasar Kawak yang tadinya mungkin kotor dan kurang tertata, alhamdulillah sudah tertata dengan baik. Penjualannya lebih rapi, lebih bersih, dan terlihat lebih modern,” ungkap Inda Raya.

“Pemerintah Kota Madiun memang menginginkan agar pasar terlihat bersih dan rapi, serta mengurangi risiko genangan air,” sambungnya.

Inda Raya berharap agar ke depannya Pasar Kawak dapat menjadi contoh pasar tradisional yang bersih. Ia juga menginginkan pasar tersebut mengadopsi digitalisasi dengan pembayaran melalui QRIS atau cashless.
“Harapannya, Pasar Kawak bisa menjadi pasar percontohan yang bersih, meskipun tetap mempertahankan keberlanjutan tradisionalnya. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas
Diduga Sempat Ditelantarkan, Bayi Laki-laki Ditemukan di Dekat Jembatan Ring Road Kota Madiun
Konvoi Berujung Rusuh, Sembilan Pemuda Diperiksa Usai Aksi Lempari Rumah Warga di Kota Madiun
Viral di Medsos, Video Atap Ruang Kuliah Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun Ambrol Saat Hujan Deras
Polisi Dalami Insiden Bocah Jatuh di RS Hermina Madiun, Dugaan Kelalaian Diselidiki
SBMR Kecam Aksi May Day di Monas, Soroti Nasib Ojol dan PKL di Madiun
Insiden Fatal Bocah Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan 
Belasan Siswa SDN di Kota Madiun Alami Gejala Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:30 WIB

PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:08 WIB

Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:19 WIB

Bahana Bersahaja di Bangunsari, Pemkab Madiun Bedah Tiga Rumah Tidak Layak Huni

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:48 WIB

Hadapi Bank Jatim, Sparta Pena Siapkan Strategi Khusus, Manajer : Pokoknya Ada 

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:59 WIB

Diduga Tersangkut Truk Tebu ODOL, Kabel Listrik Putus Picu Pengendara Motor Tewas

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:57 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Turnamen Olahraga Antar Instansi dan Stakeholder 

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:56 WIB

BRI Madiun dan ASABRI Bekali Pra Purnatugas TNI-Polri Hadapi Masa Pensiun Produktif

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:28 WIB

AgenBRILink BRI Madiun Tembus Pelosok Desa, Permudah Transaksi Keuangan Warga

Berita Terbaru