Marak Penipuan Rekrutmen Pegawai KAI, Daop 7 Madiun Ingatkan Masyarakat Waspada 

- Editorial Team

Senin, 15 September 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, NEUMEDIA.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan berkedok rekrutmen pegawai yang mengatasnamakan KAI.

Peringatan ini disampaikan setelah ditemukan situs dan akun palsu yang menyebarkan lowongan kerja fiktif pasca penutupan rekrutmen resmi pada 3 September 2025 lalu.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen KAI hanya dilakukan melalui situs resmi [https://e-recruitment.kai.id](https://e-recruitment.kai.id).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tegaskan kembali bahwa seluruh proses rekrutmen KAI hanya melalui kanal resmi perusahaan. Tidak ada biaya apa pun yang dibebankan kepada pelamar,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Menurut Zainul, modus penipuan dilakukan dengan membuat situs palsu yang menyerupai laman resmi KAI. Situs tersebut menawarkan lowongan fiktif dengan iming-iming kelulusan instan, bahkan meminta sejumlah uang kepada calon pelamar.

“Oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan tingginya minat masyarakat untuk bergabung dengan KAI dengan cara membuat situs rekrutmen palsu,” tambahnya.

KAI menekankan lima hal penting yang wajib diperhatikan calon pelamar, yakni:

1. Seluruh tahapan rekrutmen KAI gratis, tanpa pungutan biaya.

2. Tidak ada sistem refund atau pengembalian dana.

3. KAI tidak bekerja sama dengan pihak ketiga, termasuk agen perjalanan.

4. Tidak ada jaminan kelulusan dengan imbalan tertentu.

5. Informasi resmi hanya melalui situs [https://e-recruitment.kai.id](https://e-recruitment.kai.id).

Meski hingga kini belum ada laporan korban, KAI mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran kerja yang mencurigakan. Semua tahapan seleksi KAI dilaksanakan secara resmi, transparan, dan diumumkan melalui kanal resmi perusahaan.

“Kami berharap masyarakat semakin waspada dan bijak dalam mencari informasi agar tidak dirugikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkas Zainul. (*/ant/red) 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan
Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa
Khitan Massal Gratis Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun
Warga Merasa Terbantu, Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di RSUD Dolopo Disambut Antusias
Sepasma 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Budaya dan Penggerak Ekonomi Rakyat
Bupati Hari Wuryanto Raih Penghargaan Bergengsi, Kabupaten Madiun Ditegaskan Jadi Role Model Perhutanan Sosial Jawa Timur
PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif
Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:01 WIB

SiLPA Rp210,9 Miliar Jadi Sorotan, 7 Fraksi DPRD Minta Pemkab Madiun Beri Penjelasan

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:05 WIB

Sambut Suran Agung 2026, TMJI Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Panjatkan Doa bagi Bangsa

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:07 WIB

Khitan Massal Gratis Diserbu Warga, Peserta Lampaui Target Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:49 WIB

Warga Merasa Terbantu, Khitan Massal Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di RSUD Dolopo Disambut Antusias

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:48 WIB

Bupati Hari Wuryanto Raih Penghargaan Bergengsi, Kabupaten Madiun Ditegaskan Jadi Role Model Perhutanan Sosial Jawa Timur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:30 WIB

PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:08 WIB

Tak Terkalahkan di Fase Grup, Sparta Pena FC Melenggang ke Perempat Final Kapolres Madiun Cup 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:19 WIB

Bahana Bersahaja di Bangunsari, Pemkab Madiun Bedah Tiga Rumah Tidak Layak Huni

Berita Terbaru