SEJUK Kecam Pembubaran Paksa Pementasan Seni Bissu

- Editorial Team

Selasa, 22 Agustus 2023 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banner Teater Monolog “Rindu Bissu” yang dilarang Pemkab Bone, Sulawesi Selatan

NEUMEDIA.ID – Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) mengecam sikap Pemkab Bone, Sulawesi Selatan dan aparat keamanan yang dinilai antidemokrasi. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas membubarkan paksa dan melarang pementasan Teater Monolog: Pentas Seni dan Budaya “Rindu Bissu” pada Sabtu lalu, 19 Agustus 2023.

Dalam Suku Bugis, bissu merupakan rohaniawan Tolotang dengan gender yang dipandang campuran laki-laki dan perempuan.

Pentas Seni dan Budaya : “Rindu Bissu” itu mengambil tema Merdeka Negeriku, Merdekakan Budayaku oleh Sanggar Seni Budaya (SSB) Lasaliyu Batara Done. 

Dalam keterangan tertulisnya, SEJUK menyatakan pentas teater itu sebenarnya telah mendapat izin dari Pemda, Kepolisian, dan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

“Ini adalah bentuk perampasan hak berbudaya dan kebebasan berekspresi yang dijamin konstitusi RI,” tulis SEJUK dalam instagramnya yang dikutip Neumedia.id, Selasa, 22 Agustus 2023.

Terkait alasan pembubabaran pementasan, SEJUK menuturkan karena bissu ada dalam tema proposal.

“Yang sangat disesali, pembubaran paksa ini dilakukan dalam suasana merayakan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-78,” kata SEJUK.

Sekum SSB Lasaliyu Batara Bone, Bahrudin La Kamakuraga merasa heran dengan pembubabaran dan larangan pentasnya. Sebab perizinan sudah dikeluarkan oleh pihak terkait. 

Di hari yang sama, Sabtu, 19 Agustus, aparat kepolisian, militer, dan perangkat Desa Semambung, Sidoarjo, Jawa Timur, juga membiarkan persekusi terhadap pemilik rumah tempat diskusi perayaan kemerdekaan yang melibatkan narasumber gay dari GAYa Nusantara.

Muhamad Isnur Ketua Umum Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengutuk persekusi terhadap aktivitas diskusi di Sidoarjo dan teater monolog di Bone. 

“Indeks demokrasi di era Jokowi terus merosot. Kami mengecam pelarangan dan pembubaran warga berekspresi. Ini melanggar UUD 1945,” kata Isnur. (*/ofi)



Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo, Investasi untuk Generasi Sehat
Didampingi 11 Parpol Koalisi, Maidi-Panuntun Resmi Daftar ke KPU Kota Madiun
Silpa Hingga Rp172 Miliar, Begini Respon FGNS dan FKB DPRD Kabupaten Madiun
Tuban Diguncang Gempa 6.0 M
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang Masuk Kejadian Berkategori Berat
Kecelakaan Kereta Api Terus Berulang, Menhub Tegaskan Aspek Keselamatan Paling Utama
Bus New Shantika Terjun Bebas dari Jalan Tol di Pemalang, Dua Meninggal di Lokasi Kejadian
Cegah Korban Saat Cuaca Ekstrem, Perhutani Tutup Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, DPRD Madiun: Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi Perlu Terus Dijaga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Access by KAI Gangguan, Calon Penumpang Tak Bisa Beli Tiket Online Malam Ini

Senin, 27 Juli 2026 - 14:19 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, SiLPA dan 400 Aset Belum Bersertifikat Jadi Catatan DPRD Madiun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:09 WIB

ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:25 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:03 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Semangat Inovasi dan Kolaborasi Digaungkan untuk Wujudkan Masyarakat Bersahaja

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Berita Terbaru