Pemisahan Mapel IPA dan IPS di Sekolah Disebut Ikut Picu Emosi Masyarakat

- Editorial Team

Jumat, 12 Januari 2024 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Founder Rumah Perubahan Rhenald Kasali saat membuka sesi Ngobrol Santai. Foto: instagram.com/rhenald.kasali

Founder Rumah Perubahan Rhenald Kasali saat membuka sesi Ngobrol Santai. Foto: instagram.com/rhenald.kasali

NEUMEDIA.ID, SURABAYA – Founder Rumah Perubahan Rhenald Kasali menyatakan bahwa pemisahan antara mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah menjadi salah satu variabel pemicu tingginya emosi masyarakat.

Menurutnya, dalam kehidupan yang berkembang saat ini banyak orang dengan basic IPA tidak bisa bernarasi dan menceritakan angka. Sedangkan, orang dengan latar belakang IPS tidak bisa membaca angka.

“Sehingga, emosi masyarakat jadi tinggi karena terpisah antara keduanya,” ujarnya usai memaparkan materinya dalam kegiatan Leadership Update Forum (LUF) bertajuk ‘Lead With Impact’ di Lantai 2 Ruang Sasana Wiyata Praja, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Kamis (11/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyarankan IPA dengan IPS jangan dipisahkan, karena saat ini science itu semuanya berbasiskan science fiction. Apa yang kita lihat di film-film science fiction sekarang jadi kenyataan,” lanjutnya seperti dikutip Neumedia.id dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurutnya, jika orang-orang science juga bisa memahami ilmu sosial dan orang ilmu sosial juga berbasis dengan science, maka akan lebih baik bagi pendidikan. “Sehingga kualitas kepemimpinan di Indonesia, buat generasi mendatang semakin baik,” jelasnya.

Apalagi, lanjutnya, saat ini sikap dan cara kerja dalam menghadapi dunia baru sudah sangat berbeda. Perbandingan antara perkembangan jumlah manusia dan teknologi sama banyaknya.

Namun, masih banyak yang memilih pekerjaan standar atau umum. Padahal, sudah muncul pekerjaan-pekerjaan baru yang semakin berkembang.

“Misalnya pekerjaan baru yang berkaitan dengan data management, untuk database itu kan juga akibat dari perkembangan teknologi masa kini. Sehingga, perlu adanya sikap mental cara kerja baru dalam menghadapi pekerjaan,” jelasnya.

“Kita harus berpikir kembali, dan harus memperkuat ASN agar tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan skill -nya, tapi juga memperkuat mentalnya,” Rhenald menambahkan. (*/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Madiun Support Eleva Fun Run 2026
Ada Nyata di Setiap Langkah: Cerita Jaringan Andal Indosat Menopang Nataru
Indosat Ooredoo Hutchison Rayakan HUT ke-58, Pertegas Transformasi Menuju AI TechCo
Cara Membersihkan Toren Air yang Kotor dan Berlumut
Tomat, Si Merah Segar dengan Segudang Manfaat untuk Tubuh
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo, Investasi untuk Generasi Sehat
Indosat Hadirkan Promo dan Kejutan Spesial di Hari Pelanggan Nasional 2025
Didampingi 11 Parpol Koalisi, Maidi-Panuntun Resmi Daftar ke KPU Kota Madiun

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, DPRD Madiun: Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi Perlu Terus Dijaga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Access by KAI Gangguan, Calon Penumpang Tak Bisa Beli Tiket Online Malam Ini

Senin, 27 Juli 2026 - 14:19 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, SiLPA dan 400 Aset Belum Bersertifikat Jadi Catatan DPRD Madiun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:09 WIB

ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:25 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:03 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Semangat Inovasi dan Kolaborasi Digaungkan untuk Wujudkan Masyarakat Bersahaja

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Berita Terbaru