![]() |
| Gedung perkantoran PT Pertamina (Persero). Foto.Pertamina |
NEUMEDIA.ID – Isu pergantian
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) dari Nicke Widyawati ke Basuki Tjahaja
Purnama alias Ahok tidak terbukti. Hasil dari rapat umum pemegang saham (RUPS)
yang telah digelar hanya mengubah susunan Anggota Dewan Komisaris Pertamina.
Rosan P.Roeslani diitetapkan menjadi
Wakil Komisaris Utama sejak 25 Juli 2023. Selain itu, Pahala Nugraha Mansury
diberhentikan dengan hormat dari jabatan Wakil Komisaris Utama. Sebab, yang
bersangkutan ditetapkan sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.
Dalam keterangan tertulis, Vice Presiden Corporate Communication
PT Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan bahwa susunan Dewan Komisaris yang
baru itu tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS PT Pertama
Nomor SK-211/MBU/07/2023 tanggal 25 Juli 2023. Ini tentang Pemberhentian dan
Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan PT Pertamina.
“Dengan susunan Dewan Komisaris yang baru itu, Pertamina siap memenuhi
aspirasi pemegang saham” ujar Fadjar dikutip Neumedia.id, Senin, 31 Juli 2023.
Diberitakan sebelumnya, isu
pergantian jabatan nomor satu pada perusahaan minyak dan gas milik negara itu
muncul setelah Ahok dan Nicke bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir pada Waktu
yang berbeda.
Kala itu, Erick tak membenarkan isu yang beredar tersebut. Ia
menjelaskan pemanggilan Ahok berkaitan dengan pemindahan depo Plumpang yang
mengalami kebakaran beberapa waktu yang lalu.
Sementara pemanggilan Nicke untuk pembahasan terkait dengan
perusahaan. Pemanggilan dilakukan untuk memastikan program yang direncanakan
berjalan.
“Jadi memang saya sering memanggil komut-dirut dengan
konteks berbeda-beda yang tak lain ya untuk mencoba memastikan program mereka
berjalan,” katanya. Seperti diketahui, Ahok tetap menjabat sebagai Komisaris
Utama PT Pertamina dan Nicke sebaga Direktur Utama. (**/fek/ofi)
Diolah dari berbagai sumber







