Dialog Pedagang PKL dan Buruh Madiun dengan Pasangan Bonus Angkat Isu Kesetaraan

- Editorial Team

Jumat, 27 September 2024 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dialog antara pedagang kaki lima (PKL) dan buruh Kota Madiun dengan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 3, Bonie Laksmana dan Bagus Rizki Dinarwan (Bonus) di Cafe Stasiyun Kawak, Jumat (27/9/2024) malam.

Dialog antara pedagang kaki lima (PKL) dan buruh Kota Madiun dengan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 3, Bonie Laksmana dan Bagus Rizki Dinarwan (Bonus) di Cafe Stasiyun Kawak, Jumat (27/9/2024) malam.

MADIUN, NEUMEDIA.ID – Kesetaraan menjadi tema utama dalam dialog antara pedagang kaki lima (PKL) dan buruh kota Madiun dengan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 3, Bonie Laksmana dan Bagus Rizki Dinarwan (Bonus).

Acara yang digelar di Cafe Stasiyun Kawak, Jalan Sari Mulya, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Jumat malam (27/9/2024), menyentuh berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Para pedagang mengungkapkan keluhan mengenai ketidaksetaraan perlakuan pemerintah terhadap mereka. Mereka merasa bahwa ada kelompok tertentu yang mendapat perhatian khusus, sementara kelompok lainnya, termasuk PKL, justru terabaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak pedagang yang mengeluh soal ketidaksetaraan ini. Ada kelompok PKL yang mendapat perhatian, tapi ada juga yang tidak. Ini menunjukkan bahwa perlakuan pemerintah masih tidak merata,” ungkap Bonie Laksmana, calon Wali Kota Madiun yang akrab disapa Mas Bonie.

Bonie menjelaskan bahwa jika pasangan Bonus terpilih, isu ketidaksetaraan ini akan segera dibenahi. Menurutnya, setiap PKL dan buruh adalah bagian dari keluarga yang harus menghidupi anak dan istri, sehingga mereka berhak mendapatkan perlakuan yang adil.

“Ketidaksetaraan perlakuan ini harus segera kami perbaiki. Setiap orang butuh penghasilan untuk keluarga mereka. Itulah mengapa, dalam tagline kami, ‘Bersatu, Bersama Setara’, kami menekankan pentingnya kesetaraan bagi semua,” tegasnya.

Selain itu, pasangan Bonus juga memiliki program pemberian gerobak statis bagi pelaku UMKM dan PKL sebagai upaya untuk membantu meningkatkan usaha mereka.

“Dalam program kami, kami juga akan memberikan gerobak statis untuk membantu pelaku UMKM dan PKL,” tambah Bonie.

Sementara itu, calon Wakil Wali Kota Bagus Rizki Dinarwan menambahkan bahwa masalah kesetaraan bukan hanya soal perlakuan, tetapi juga kesempatan yang harus diberikan kepada semua kelompok masyarakat, termasuk PKL dan buruh. Menurutnya, sebagai calon pemimpin, pasangan Bonus berkomitmen untuk memastikan bahwa tidak ada kelompok yang merasa terpinggirkan.

“Kami ingin semua sektor bisa mendapatkan perhatian yang sama. Ini bukan hanya soal perlakuan, tapi juga tentang kesempatan yang adil. Semua harus diberi ruang yang sama untuk berkembang, baik itu PKL, buruh, atau masyarakat lainnya,” ujar Bagus Rizki Dinarwan.

Koordinator PKL dan Buruh, Aris Budiono, menyatakan kepuasannya bisa berdialog langsung dengan pasangan calon yang dia anggap sebagai calon pemimpin masa depan. Meskipun hanya 50 orang yang dapat hadir karena keterbatasan tempat, Aris merasa dialog tersebut berjalan dengan baik.

“Kami cukup puas bisa berinteraksi dan menyampaikan keluhan kami langsung kepada calon pemimpin. Sebenarnya masih banyak teman-teman yang ingin hadir, tapi karena terbatasnya tempat, kami harus membatasi jumlah peserta,” pungkas Aris. (ant/ofi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Golkar Siapkan Hari Wuryanto Dua Periode dan Bidik Kursi Ketua DPRD Kabupaten Madiun
PAW, Agus Prayitno Gantikan Ali Masngudi Sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun 
Purnomo Hadi Resmi Nahkodai PKB Madiun, Muhtarom Serah Terimakan Aset
PKB Madiun Punya Nahkoda Baru, dr. Purnomo Hadi Terpilih Jadi Calon Ketua Definitif
Menilik Peluang Sejumlah Nama Kandidat Ketua DPRD Magetan dari PKB
Muscab PKB Madiun: Regenerasi Mengalir, Empat Nama Disiapkan Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Muhtarom
Tolak Pilkada Tidak Langsung, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Tegaskan Sikap Tegak Lurus Konstitusi
Reses di Mojopurno, Ketua Fraksi PKS Kawal Usulan Pembangunan Pasar Desa 

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, DPRD Madiun: Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi Perlu Terus Dijaga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Bawah Jembatan Reksogati Ring Road Kota Madiun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Access by KAI Gangguan, Calon Penumpang Tak Bisa Beli Tiket Online Malam Ini

Senin, 27 Juli 2026 - 14:19 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, SiLPA dan 400 Aset Belum Bersertifikat Jadi Catatan DPRD Madiun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:09 WIB

ASTON Madiun Hadirkan Promo Kuliner Jepang ‘60 Seconds to Tokyo’

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:25 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Rapat Paripurna dan Perkuat Sinergi Pembangunan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:03 WIB

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Semangat Inovasi dan Kolaborasi Digaungkan untuk Wujudkan Masyarakat Bersahaja

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Berita Terbaru